Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Waktu

dulu berbagai bintang bergantungan melayang

seakan semua  akan menjadi cerita

bintang-bintang itu bergantian sesuai arus

arus deras yang menggiurkan tuk masa depan

disetiap derap langkah menuju bintang emas

selalu ada benda hitam yang mengganjal

benda yang sangat halus mengubah haluan

yang mengarahkan pada kegagalan

walaupun langkah ini sudah pasti melaju kencang

tetap tidak bisa

mungkin pahitnya galaksi bimasakti harus dirasakan

dengan berat sungguh berat sekali

mengejar lubang hitam yang besar menganga

dengan kemampuan yang sangat terbatas

keegoisan dan ketamakan harus diredam dalam-dalam

sedalam luas samudra yang ada

tuk mendaki sebuah bintang

yang akan selalu bersinar dan dikenang

sekarang bintang itu ada di depan mata

walaupun tak pernah terbayangkan

menyusuri sebuah bintang yang masih bergantung melayang

menunggu kepastian sebuah sinar yang akan dinyalakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 18, 2011 by in Bebas.

Navigation

%d bloggers like this: