Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Sebuah Pertanyaan

aku bersyukur ketika beberapa kata yang di baca mampu mewakili rasa di hati

ketika rasa saling mengerti masih membentengi rasa-rasa yang lain

ketika rasa saling percaya sudah mulai tertanam di hati

hanya dengan pesan-pesan singkat yang seolah membuat jarak yang memisahkan bukan lagi masalah

tapi pesan-pesan itu membuat aku rindu keberadaan

di saat beberapa kata itu bukan lagi dibaca tapi dapat di lihat secara langsung

di saat berbagi cerita secara langsung dengan tawa riang yang tentunya mengobati rasa yang sudah lama terbentengi

dan akhirnya rasa percaya itu benar-benar sudah tertanam di dasar hati

by:R A I

Kaget adalah ungkapan perasaan yang pertama muncul ketika mendapat pesan singkat ini. Entah apa yang terlintas di pikirannya kala itu. Aku yang tengah beristirahat santai di tempat tidur pun terbangun. Aku mulai membaca pesan itu kata demi kata. Setiap kata yang ada mewakili apa yang tengah terjadi. Tak terbayangkan olehku kata-kata yang dikemas apik dan menyentuh itu. Di sisi lain, ada sebuah pertanyaan besar yang bergejolak dalam hati. Mengapa kata-kata itu tak terlintas di pikiranku ???

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 1, 2012 by in Bebas.
%d bloggers like this: