Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Resensi Buku Tiba-tiba Malam

Cerita karangan Putu Wijaya ini tidak terlepas dari novel-novel beliau yang lain, yaitu menceritakan tentang seluk beluk Bali. Tiap novel menceritakan sisi yang berbeda. Dalam novel berjudul Tiba-tiba Malam berkisah tentang seorang kembang desa yang menikah dengan seorang guru biasa yang akan merantau ke Lombok untuk mengajar. Di sisi lain, ada seorang pemuda kaya raya yang juga menyukai kembang desa tersebut. Hal tersebut memjadi buah bibir seluruh desa. Tanggapan miring mengenai guru ini pun mencuat ke permukaan. Satu hari setelah pernikahan, suami kembang desa langsung meninggalkan kembang desa untuk bertugas mengajar. Kedua pihak keluarga mengantarkan keberangkatan pahlawan tanpa tanda jasa itu ke pelabuhan.

Setelah sang guru manaiki kapal para keluarga kembali ke desa. Kejadian aneh terjadi ketika kembang desa tiba-tiba berteriak bahwa dirinya telah di pelet. Hal tersebut terjadi di rumah mertua kembang desa dan mengegerkan para tetangga. Kedua keluarga yang telah berubah statusnya menjadi besan ini bertengkar mengambil langkah atas tindakan kembang desa. Mulai kejadian tersebut kehidupan kembang desa berubah. Ia akhirnya dekat dengan pemuda kaya dengan dalih akan mengobati penyakit kembang desa ke kota. Namun, kenyataan yang terjadi adalah mereka saling jatuh cinta hingga membuahkan seorang bayi.

Pada pihak keluarga sang guru, mereka tidak menyangka kejadian memalukan keluarga itu terjadi. Hubungan dengan keluarga kembang desa telah hilang. Di saat yang sama, Bapak dari suami kembang desa sikapnya berubah semenjak kedatangan bule dari Australia. Ia dipengaruhi untuk menjadi agen perubahan di desa dengan melanggar hukum adat yang berlaku. Warga desa marah atas tindakan Bapak sang guru itu dan tidak menganggap keluarga pahlawan tanpa tanda jasa itu sebagai bagian dari desa. Bahkan, sampai istri dari Bapak ini meninggal juga tidak ada yang membantu dan mayatnya tidak diterima untuk dikubur di tanah desa.

Sekilas gambaran cerita ini menjelaskan bahwa adanya perselingkuhan yang dilakukan kembang desa dan perbuatan Bapak dari suami kembang desa yang melanggar ketentuan adat karena hasutan bule. Banyak sekali novel yang mengangkat tema perselingkuhan yang dilakukan oleh istri atau pihak perempuan pada saat menjalin hubungan dengan pria. Saya sendiri juga tidak mengetahui secara pasti alasannya. Entah karena memang itu merupakan sebuah realita yang sedang terjadi sekarang atau pandangan subyektif dari pengarang novel itu sendiri yang seorang pria (logikanya, seorang pengarang pria jarang mengarang kisah tentang kejelekan pria itu sendiri). Hal tersebut bukan tanpa alasan. Hal itu disebabkan beberapa novel yang pernah saya baca seperti Anna Kareninna, Dear John, dan Tiba-tiba Malam yang mengangkat tema perselingkuhan wanita dan pengarangnya sama-sama seorang pria (hanya dugaan saja).

Hukum adat yang masih sangat kental serta beberapa kata-kata daerah yang dipakai oleh Putu Wijaya ini seolah menggambarkan realita yang ada. Dengan membaca buku ini, saya menjadi tahu berbagai budaya masyarakat pedesaan di Bali. Mulai dari tata krama, kebiasaan, dan aturan yang mengikat diantara masyarakat. Pesan moral juga mewarnai cerita Putu Wijaya ini. Kisah dalam novel ini pun tidak mudah ditebak sehingga saya harus membaca habis novel ini baru mendapat pemahaman yang menyeluruh. Sayangnya, ada beberapa bagian yang menurut saya kurang begitu jelas. Bagian cerita tentang bule Australia yang masih belum saya mengerti. Memang, semua yng terkandung dalam novel ini disampaikan secara tersirat dan membutuhkan analisa dari pembaca. Namun, sampai akhir cerita bagian tersebut masih belum saya tangkap maksudnya.

Wawasan budaya, berbagai konflik yang terjadi, dan pelajaran hidup yang bisa diambil hikmahnya bercampur aduk menjadi satu novel yang berjudul Tiba-tiba Malam. Saya yakin orang yang membaca buku ini akan takjub dan tidak akan rugi untuk membacanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 10, 2012 by in Resensi Novel.
%d bloggers like this: