Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Allah yang Palsu karya Kwee Tek Hoay

Naskah drama ini mengisahkan dua kakak beradik bernama Tan Kioe Gie dan Tan Kioe Lie yang berbeda nasib dan berbeda pikiran. Padahal, mereka sama-sama berasal dari keluarga tani miskin yang berada di Cicurug, Bogor (hlm.98). Hal tersebut memperlihatkan tema mengenai prinsip hidup. Himpitan ekonomi mendesak mereka untuk bekerja di kota besar. Tan Kioe Gie bekerja di Jakarta sebagai letter zetter di surat kabar Kemajuan (hlm.105), sedangkan Tan Kioe Lie bekerja di Bandung sebagai mandor kuli di firma Bie Hoo (hlm.109). Berkat usaha dan kerja keras mereka, maka keduanya mengalami perkembangan dalam karier dan ekonomi.

Namun, di tengah kejayaan karier yang mereka raih, keduanya memiliki perbedaan sifat. Perbedaannya adalah Tan Kioe Gie merupakan seorang yang berpikir idealis, patuh terhadap orang tua, dan suka beramal (hlm.152), sedangkan Tan Kioe Lie merupakan seorang yang berorientasi terhadap uang, licik, dan egois (hlm.148). Orientasi yang mengarah pada memuja uang yang dilakukan Tan Kioe Lie disebut sebagai memuja Allah yang palsu (hlm.120).

Perbedaan pikiran diantara keduanya mengantarkan masa depan yang berbeda pula. Pada saat Tan Kioe Gie mendapatkan jabatan hoofdredacteur di surat kabar Kemajuan (hlm.106), ujian datang mengarah kepada unsur politik. Namun, berkat pikiran yang idealis, maka Tan Kioe Gie mengundurkan diri dari surat kabar Kemajuan dan menjadi tani di Cicurug (hlm.127). Keputusan menjadi tani bersama istri dan anaknya mendatangkan kesuksesan (hlm.145).

Sementara itu, keadaan ekonomi Tan Kioe Lie semakin maju (hlm.128). Namun, keadaan tersebut semakin membuat Tan Kioe Lie gelap hati. Tan Kioe Lie tidak mematuhi permintaan ayahnya menikahi Hap Nio (hlm.133). Bahkan, Tan Kioe Lie menikahi Houw Nio karena harta (hlm.137). Hal tersebut malah membuat Tan Kioe Lie hidup susah karena mempunyai utang dan ditinggalkan istri. Keadaan buruk tersebut membuat Tan Kioe Lie mengakhiri hidupnya sendiri (hlm.153).

DAFTAR PUSTAKA

Hoay, Kwee Tek. 2006. Allah yang Palsu (dalam buku Antologi Drama Indonesia Jilid 1: 1895-1930). Jakarta: Amanah Lontar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 16, 2012 by in Laporan Bacaan.
%d bloggers like this: