Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Oidipus Sang Raja

Naskah drama Oidipus Sang Raja bercerita tentang ramalan mengenai Oidipus dan keluarganya. Menurut ramalan, Oidipus akan membunuh ayahnya dan menikahi ibunya. Ternyata, setelah Oidipus menjadi raja Thebes banyak kebenaran terungkap. Ramalan terbukti benar hingga akhirnya Oidipus bunuh diri dengan menghujamkan peniti ke kedua matanya. Dalam naskah drama ini dapat terlihat bahwa tokoh utamanya adalah Oidipus. Hal tersebut disebabkan banyaknya keterkaitan cerita dengan tokoh Oidipus. Tokoh Oidipus mempunyai sifat peduli, bijaksana dan jiwa patriotisme tinggi. Selain itu, sifat Oidipus dapat terlihat tidak sabaran, gampang tersulut emosi, dan keras kepala (lihat babak ketiga).

Dalam cerita disebutkan bahwa Oidipus menjadi murka setelah mendengar jawaban petapa Teiresias yang diusulkan Creon. Namun, Creon tidak serta merta marah terhadap Oidipus. Hal tersebut terlihat bahwa Creon mempunyai sifat sabar (lihat babak kelima). Selain Creon, tokoh Teiresias juga mempunyai pengaruh terhadap cerita. Teiresias adalah manusia layaknya dewata yang mengerti segala hal. Teiresias yang mengetahui hal yang sebenarnya tidak menjawab pertanyaan Oidipus sehingga Oidipus menjadi murka. Hal tersebut terlihat bahwa sifat Teiresias adalah baik hati dan tidak tega (lihat babak ketiga).

Kebenaran demi kebenaran mulai terungkap, hati Oidipus semakin gundah gulana, tetapi Iocasta, istri Oidipus, tidak tinggal diam. Hal tersebut memperlihatkan sifat Iocasta yang ramah, sabar dan perhatian (lihat babak tujuh). Namun, Iocasta juga mempunyai sifat penakut, kejam, dan tidak bertanggung jawab (lihat babak kelima). Kebenaran semakin terbuka ketika orang Corintha datang. Orang Corintha mempunyai sifat jujur dan pamrih (lihat babak tujuh). Dan kebenaran menjadi terungkap ketika gembala dipanggil untuk dimintai keterangan. Sifat gembala dapat terlihat baik hati, jujur, dan tidak tega (lihat babak tujuh). Keterangan orang gembala tersebut telah membuka kebenaran yang selama ini telah diramalkan kepada Oidipus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on November 16, 2012 by in Laporan Bacaan.
%d bloggers like this: