Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Resensi Novel The Days with You Karya Puji Eka Lestari

Image

Rena adalah gadis remaja berusia 17 tahun yang terpaksa hidup sendiri karena telah ditinggal mati keluarganya. Kejadian paling mengerikan dalam hidup Rena terjadi pada saat pulang dari acara wisuda Ana, kakak Rena. Padahal, keluarga Mahendra berencana akan berlibur ke Swiss setelah menghadiri wisuda Ana. Rencana liburan keluarga tersebut pun harus pupus karena Ayah, Ibu, Abi, dan Ana langsung meninggal di tempat kecelakaan. Namun, untuk memulihkan goncangan jiwa ditinggal oleh empat orang tersayang, Rena memutuskan untuk tetap pergi ke Swiss seorang diri.

Di Swiss, Rena bertemu dengan Adam, teman Ana sejak SMP. Memang, rencana berlibur ke Swiss keluarga Mahendra akan dipandu atau ditemani oleh Adam yang seorang Indo. Gelagat aneh pun dirasakan Adam sejak kedatangan Rena. Kebohongan keluarga Mahendra yang akan menyusul setelah kedatangan Rena diketahui oleh Adam hingga Rena menceritakan kejadian yang telah dialaminya. Meskipun kaget dengan kabar yang diberikan Rena, tetapi Adam tidak lantas kecewa. Adam dengan setia menemani Rena keliling Swiss mulai dari menuju Pegunungan Alpen, menikmati cokelat khas Swiss, hingga menikmati keheningan kota di bukit. Keduanya pun menikmati kebersamaan jalan-jalan tersebut.

Tanpa sadar, buih-buih cinta datang menyergap Rena dan Adam. Namun, di saat keduanya sedang menikmati perasaan yang baru datang tersebut Rena tanpa sengaja menemukan foto Ana dan beberapa tulisan Adam tentang Ana. Hal tersebut ditemukan saat Rena sedang membantu Mabel, ibu Adam, membersihkan kamar Adam. Perasaan yang awalnya bersemi langsung gugur kembali tatkala Rena tahu bahwa ternyata Adam menyukai Ana sejak SMP. Bahkan, hati Rena semakin kacau mengingat Ana juga pernah mengatakan bahwa ia suka dengan orang yang memberikan tissue kepadanya dan dari tulisan yang ditemukan Rena diketahui bahwa orang tersebut adalah Adam.

Konflik pun muncul antara Rena dan Adam. Rena terus mengungkit perasaan Adam terhadap Ana. Hal tersebut tentu saja membangkitkan amarah Adam. Padahal, setelah mengetahui Ana telah tiada dan menemani jalan-jalan Rena keliling Swiss, posisi Ana di hati Adam telah digantikan oleh Rena. Hal tersebut belakangan baru diketahui oleh Rena di bukit kejujuran setelah Adam memberikan tulisan yang telah dibuatnya. Kesulitan mengungkapkan perasaan adalah salah satu faktor yang menghambat hubungan keduanya. Namun, hambatan tersebut segera diperbaiki oleh Adam yang langsung mengungkapkan perasaannya dan menanyakan kejelasan hubungan diantara keduanya. Rena pun tidak lantas menjawab pertanyaan Adam. Bahkan, ketika Rena kembali ke Indonesia untuk memperbaiki kehidupannya yang sempat ditinggalkannya selama 30 hari juga belum menjawab pertanyaan Adam tersebut. Akhirnya, pertanyaan Adam baru terjawab setelah Rena kembali lagi ke Swiss untuk memberikan undangan wisuda kepada Max dan Mabel, orang tua Adam sebagai pengganti orang tua Rena.

Cerita semitragedi ini sebagian besar berlatar tempat di Swiss. Deskripsi latar tentang keadaan, lingkungan, dan suasana Swiss begitu jelas disampaikan oleh pengarang. Tidak tanggung-tanggung kejelasan juga diperoleh sampai jumlah uang untuk membeli barang di Swiss juga disampaikan pengarang. Padahal, saya tahu bahwa pengarang belum pernah menginjakan kaki di negara tersebut. Hal tersebut disebabkan Tari, panggilan akrab pengarang, adalah teman satu jurusan saya di kampus. Riset yang dilakukan oleh pengarang begitu mendalam dan membuat pembaca merasa dibawa ke Swiss.

Meskipun penggambaran pengarang begitu detail dan jelas, tetapi di aspek tersebut pula merupakan kelemahan dari novel yang tergolong populer ini. Tidak sedikit hal yang digambarkan pengarang dengan detail tidak tersampaikan kepada pembaca. Hal tersebut disebabkan tidak semua pembaca memiliki pengetahuan tentang barang atau tempat di Swiss. Misalnya, kata Haufbahnhof muncul, tetapi tidak ada keterangan apapun tentang kata tersebut sehingga proses imajinasi pembaca sedikit terhambat.

Hal tersebut berbeda dengan kalimat berbahasa Jerman yang sesekali muncul dalam novel ini. Kalimat berbahasa Jerman tersebut memiliki penjelasan sehingga pembaca mengetahui arti kalimat tersebut. Aspek ini juga menjadi daya tarik novel ini karena pembaca akan mendapat wawasan tentang bahasa Jerman. Kuantitas bahasa Jerman yang tidak banyak muncul dan tidak berdekatan membuat pembaca tidak akan bingung. Hal tersebut juga menjelaskan bahwa wawasan pengarang bisa dibilang luas.

Meskipun demikian, agak disayangkan bahwa editor dari novel pertama Puji Eka Lestari ini kurang memperhatikan adanya kata yang tidak memiliki spasi. Tidak sedikit kata yang tergandeng atau lupa diberikan spasi, seperti tulisan ms word tahun 2010 yang dibuka di ms word 2007. Selain itu, penggambaran kecelakaan keluarga Mahendra juga kurang digambarkan dengan jelas sehingga bagian kecelakaaan tersebut kurang gereget. Penyebab kecelakaan pun agak kurang jelas.

Novel ini bisa dibilang novel yang bagus dan patut dibaca. Apalagi ini adalah novel pertama dari pengarang. Cerita yang sederhana dengan gaya pembawaan yang luwes memudahkan pembaca untuk membaca cerita hingga habis. Pembabakan cerita pun tidak terlalu panjang di setiap babaknya. Hal tersebut tidak akan membuat pembaca merasa bosan dan capek membaca babak yang panjang-panjang. Amanat yang dikandung juga tersampaikan dengan jelas bahwa kita harus bisa mengungkapkan perasaan kepada orang lain, baik terhadap lawan jenis maupun saudara, sebelum terlambat dan menjadi penyesalan di kemudian hari.

Daftar Pustaka

Lestari, Puji Eka. 2014. The Days with You. Jogjakarta: Divapress.

One comment on “Resensi Novel The Days with You Karya Puji Eka Lestari

  1. arnalis
    May 4, 2014

    bukunya keren loh..ditunggu terbitan barunya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 8, 2014 by in Resensi Novel.
%d bloggers like this: