Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Rumah Opit: Rumah Bacaan di Desa Long Loreh

DSC04620

Rumah Opit adalah rumah bacaan yang dibuat oleh perusahaan batu bara bernama BDMS yang ada di sekitar kawasan Desa Long Loreh, Malinau, Kalimantan Utara. Rumah bacaan ini diperuntukkan bagi anak-anak Desa Long Loreh mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama. Tempat Rumah Opit layaknya rumah panggung lainnya yang ada di Desa Long Loreh. Ada dua kamar yang menjadi dua tempat bacaan bagi anak-anak. Satu kamar untuk bacaan anak sekolah dasar dan satu kamar untuk anak sekolah menengah pertama. Khusus untuk kamar yang diperuntukkan bagi anak sekolah menengah pertama, petugas hanya akan membuka jika ada anak SMP yang ingin membaca. Selebihnya, jika tidak ada anak SMP yang ingin masuk, kamar tersebut pun dikunci. Hal tersebut berbeda dengan bacaan sekolah dasar yang selalu dibuka. Petugas Rumah Opit ini hanya ada satu orang. Ia adalah pendatang yang digaji oleh perusahaan tambang batu bara BDMS.

Di tempat ini, terdapat pula speaker, komputer, dan LCD. Biasanya, anak-anak ada yang belajar komputer ataupun menonton film menggunakan LCD dari VCD yang didatangkan khusus perusahaan tambang. Tempat ajang CSR perusahaan ini aktif pula melakukan berbagai kegiatan. Dilihat dari foto yang terpampang pada dinding Rumah Opit, anak-anak pernah melakukan kemah bersama, pelatihan bahasa Inggris, dan lain sebagainya. Hal-hal tersebutlah yang diharapkan pula dilakukan oleh mahasiswa K2N UI di Desa Long Loreh. Petugas Rumah Opit yang sudah memiliki satu anak ini menuturkan pula bahwa kehadiran mahasiswa K2N sangat ditunggu-tunggu oleh anak-anak yang masih sangat butuh ilmu dan wawasan tambahan di luar Desa Long Loreh. Hal tersebut diharapkan dapat membuka pola pikir anak-anak dan mampu bersaing dengan anak daerah lainnya.

Jam operasional Rumah Opit ini dimulai dari pukul 09.00-16.00 WITA. Meskipun setiap sekolah di Desa Long Loreh telah memiliki perpustakaan, tetapi Rumah Opit masih tetap ramai dikunjungi. Hal ini disebabkan perpustakaan sekolah hanya buka ketika jam sekolah berlangsung sehingga pada saat pulang sekolah anak-anak tidak bisa ke perpustakaan. Bagi yang memiliki minat baca, Rumah Opit ini menjadi salah satu tempat yang menarik dan pasti dikunjungi seusai sekolah. Benar saja, Rumah Opit ini baru ramai ketika jam pulang sekolah tiba. Ada pula anak yang masih menggunakan seragam sekolah langsung berkunjung ke Rumah Opit. Hal ini seharusnya menjadi perhatian perusahaan tambang maupun pemerintah untuk mendatangkan buku bacaan yang lebih banyak lagi agar wawasan dan pengetahuan anak-anak semakin luas. Pasalnya, buku bacaan yang terbilang sedikit dan hanya bertambah satu tahun sekali ini dari perusahaan selalu cepat dilahap habis oleh anak-anak yang datang. Bahkan, banyak anak-anak yang hafal isi berbagai buku bacaan karena terlalu sering dibaca berkali-kali.

DSC04621 DSC04622 DSC04625 DSC04631 DSC04634 DSC04664 DSC04666 DSC04669

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 15, 2015 by in Bebas.
%d bloggers like this: