Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Program Penyampulan Buku Bacaan di SMP Negeri 2 Malinau Selatan

Koordinasi dengan pihak sekolah terus dilakukan untuk melaksanakan program K2N yang telah dirancang. Buku bacaan yang sengaja didatangkan khusus dari Jakarta akan dihibahkan untuk menambah koleksi perpustakaan sekolah menengah pertama yang bertempat di Desa Long Loreh ini, Buku bacaan tersebut didapat dari tiga penerbit, yaitu Diva Press, Plotpoint, dan Bentang Pustaka. Dominasi buku disumbang oleh penerbit Diva Press. Total buku bacaan yang disumbangkan adalah 330 buku. Buku bacaan tersebut disumbangkan ke tiga perpustakaan sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas di Desa Long Loreh. Salah satu tujuan dari pengadaan buku bacaan ini adalah untuk menambah minat baca murid-murid sekolah di Desa Long Loreh. Selain itu, supaya tujuan semakin tepat sasaran dan menyentuh langsung murid sekolah, acara penyampulan buku pun diadakan.

DSC09119 DSC09116 DSC09117

Pada jenjang sekolah menengah pertama, penyampulan buku dilakukan oleh kelas 8. Hal ini disebabkan kelas 8 adalah kelas ideal untuk menarik minat baca siswa. Pasalnya, kelas 8 masih dapat menikmati fasilitas buku bacaan di sekolah ini dan dapat menularkan kebiasaan membaca buku bacaan tersebut kepada adik kelasnya. Hal tersebut berbeda dengan kelas 9 yang tidak lama lagi meninggalkan sekolah menengah pertama ini. Fokus kelas 9 pun sudah berbeda, yaitu peningkatan mutu ujian nasional, sedangkan kelas 8 fokus yang diterapkan lebih kepada minat belajar, minat baca, dan tujuan hidup. Adanya kegiatan penyampulan buku bacaan ini diharapkan dapat menggerakkan murid agar gemar membaca buku. Setidaknya, murid kelas 8 yang telah menyampul buku tersebut sudah melihat dan membaca salah satu koleksi buku bacaan. Bila murid tersebut mempunyai rasa ingin tahu, maka reaksi yang dituju adalah meminjam buku bacaan di perpustakaan sekolahnya.

DSC09072 DSC09052 DSC09054 DSC09066

Pelaksanaan di kelas 8 terkait penyampulan buku dapat terbilang sukses. Hal tersebut terlihat dari antusias murid yang semuanya sangat serius menyampul dan melihat buku bacaan. Kondisi kelas 8 yang hampir semuanya didominasi oeh laki-laki ini tidak rusuh atau ribut sendiri. Bahkan, penyampulan tercepat dan gampang menyerap ilmu atau intruksi adalah siswa laki-laki. Hal ini dapat dijadikan sebuah aset yang sangat berharga karena laki-laki lebih mempunyai kemampuan yang sangat sayang bila tidak dikembangkan walaupun perempuan juga mempunyai kemampuan yang kurang lebih sama. Peranan guru dalam mendidik mempunyai porsi yang sangat besar untuk membentuk kepribadian dan kemampuan anak-anak ini. Setelah melihat kondisi anak-anak SMP dalam perkenalan dan penyampulan buku, timbul keyakinan dalam diri bahwa murid SMP ini akan mempunyai masa depan yang gemilang jika para guru ikut mengarahkan dan mengetahui potensi anak didiknya. Hal yang sangat disayangkan adalah pendidikan satu arah yang masih menerapkan sistem otoriter ini dipakai oleh gurunya. Hal tersebut diketahui dari penghilangan atau pengamatan sekilas ketika melewati kelas yang sedang mengadakan kegiatan belajar mengajar.

DSC09068 DSC09070 DSC09048 DSC09047 DSC09046 DSC09139 DSC09141

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 20, 2015 by in Bebas.
%d bloggers like this: