Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Peranan Metafora dalam Suatu Model Budaya

Peranan metafora yang sekiranya paling terlihat bila dikaitkan dengan model budaya adalah mefora dapat dijadikan sebagai cerminan pola pikir, perilaku, maupun keadaan sosial suatu budaya. Hal ini tidak terlepas dari pendapat Lakoff dan Johnson (1980: 22) yang menyatakan bahwa nilai-nilai yang paling mendasar dalam budaya akan koheren dengan struktur metafora dari konsep yang paling mendasar dalam budaya itu sendiri. Hal ini dikaitkan dengan divergensi dalam pengalaman hidup sebagai variasi yang dibatasi budaya lainnya. Dapat dikatakan di sini pula bahwa berbeda budaya juga akan memengaruhi perbedaan metafora karena adanya perbedaan pengalaman, baik secara geografis maupun keadaan sosial.

Kondisi tersebut membuat metafora mempunyai peran penting dalam sebuah kebudayaan. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Ni Yu (1998: 82) bahwa metafora berperan dalam menyusun dan menciptakan budaya dan sebaliknya budaya juga memainkan peran dalam membentuk metafora. Hal yang dimaksud di sini adalah metafora dan budaya keduanya saling berkaitan satu sama lain. Contoh yang dapat diambil untuk menjelaskan metafora sebagai cerminan pola pikir, perilaku, maupun keadaan sosial suatu budaya adalah ungkapan “Waktu adalah Uang” pada budaya Inggris dan “Pelan-pelan asal selamat” pada budaya Jawa.

Dalam hal ini, kedua ungkapan metafora tersebut menandakan karakteristik budayanya. Dari ungkapan tersebut, terlihat bahwa budaya Inggris sangat menghargai waktu sehingga masyarakatnya tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk bekerja keras dengan kecepatan tinggi supaya dapat menghasilkan uang yang lebih banyak, sedangkan pada budaya Jawa diketahui bahwa masyarakat Jawa mempunyai budaya tidak terlalu mementingkan kecepatan tetapi lebih kepada hasil atau tujuan.

 

Daftar Pustaka

Lakoff, George and Mark Johnson. 1980. Metaphors We Live By. Chicago: The University of Chicago Press.

Yu, Ning. 1998. The contemporary theory of metaphor in Chinese: A perspective from Chinese. Amsterdam: John Benjamins.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on June 11, 2016 by in Bebas.
%d bloggers like this: