Awal Mula Mengenal Banyuwangi

Nama Banyuwangi sebenarnya tidak begitu familiar terdengar oleh saya waktu itu. Bahkan, ketika masih tinggal di Nganjuk, Jawa Timur pun nama Banyuwangi pun tidak terlalu sering didengar. Paling tidak, nama Banyuwangi saya dengar ketika melihat jadwal acara saat dulu sekolah menawarkan liburan ke Bali dengan melewati Banyuwangi karena harus menyeberang kapal feri dari Banyuwangi menggunakan bus. Selebihnya, nama Banyuwangi tidak pernah didengar. Apalagi menginjakkan kaki di Banyuwangi pun tidak pernah pada saat dulu tinggal di Jawa Timur yang notabene secara lokasi lebih dekat dibandingkan tempat tinggal sekarang yang berada di Jakarta.

Seiring berjalannya waktu, nama Banyuwangi kembali mencuat setelah saya berada di dunia kampus. Salah seorang teman yang berkuliah di ITS Surabaya menceritakan pengalaman serunya mendaki gunung di ujung timur Pulau Jawa ini. Hal yang membuat penasaran adalah gunung yang didakinya itu belum terkenal seperti Gunung Semeru ataupun Gunung Kelud yang sama-sama berada di Jawa Timur. Dari situlah saya mengenal yang namanya Gunung Ijen yang terkenal dengan kawahnya.

Selain itu, saya kembali akrab dengan nama Banyuwangi saat mengikuti kuliah Sosiologi Sastra, mata kuliah belanja di peminatan sastra untuk memenuhi SKS selama perkuliahan. Awalnya mengambil mata kuliah tersebut hanya iseng semata. Namun, tak disangka saya kembali diperkenalkan oleh Banyuwangi melalui pemaparan dosen sastra yang sangat memukau, yaitu Pak Sunu Wasono. Dosen saya yang satu ini selalu bersemangat menceritakan karya sastra dari berbagai pengarang dan daerah yang berbeda-beda. Melalui dosen sastra saya yang satu ini pula, ia menceritakan keunikan daerah Banyuwangi dilihat dari karya sastranya. Lantas, saya pun menanyakan perihal bahasa di Banyuwangi. Pak Sunu pun menjawab dengan jelas pertanyaan saya walaupun pertanyaan saya bisa dibilang tidak menyangkut soal sastra tapi lebih ke kondisi kebahaasaan atau linguistiknya, peminatan di Sastra Indonesia yang saya ambil.

Tak tahu bagaimana pula saya mendapatkan pencerahan atau hidayah, seketika itu pula saya langsung mencari tahu terkait permasalahan kebahasaan yang ada di daerah Banyuwangi berdasarkan penjelasan observasi lapangan Pak Sunu ketika dirinya melakukan penelitian sastra di Banyuwangi. Bahkan, Pak Sunu malah menyarankan untuk segera melakukan penelitian kebahasaan di Banyuwangi bukannya menyarankan penelitian sastra secara waktu itu saya ada di kelas sastra. Alhasil, saya pun mendapatkan berbagai fakta menarik terkait kebahasaan di Banyuwangi untuk dijadikan topik skripsi pada semester berikutnya. Adanya data menarik tentang permasalahan kebahasaan di Banyuwangi turut menggantikan topik skripsi dialektologi tentang Pulau Madura yang ternyata sudah pernah diteliti oleh Badan Bahasa beberapa tahun sebelumnya. Mungkin memang sudah jalannya atau mungkin saya memang diarahkan untuk menyambangi Banyuwangi.

Ketika saya memasukkan topik atau proposal skripsi, jalan pun seakan diberikan kemudahan. Selepas semester enam, saya langsung meluncur ke Banyuwangi untuk melakukan penelitian sekaligus jalan-jalan. Kenapa? Hal ini disebabkan setelah saya berselancar di dunia maya ternyata Banyuwangi sedang gencar-gencarnya melakukan promosi pariwisata. Banyak destinasi menarik di Banyuwangi yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke tanah Blambangan ini. Tidak hanya itu, Kabupaten Banyuwangi pun telah membuat rangkaian festival dari awal hingga akhir tahun. Kebetulan juga, saat saya ke Banyuwangi banyak festival yang sedang dijalankan sehingga mengunjungi berbagai festival tersebut pun tak terhindarkan sekaligus mengenal lebih jauh terkait budaya Banyuwangi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: