Pemertahanan Eksistensi Jati Diri Bangsa melalui Pendidikan Berkualitas di Luar Negeri: Studi Kasus Pendokumentasian dan Pelestarian Kebudayaan Indonesia

Kebudayaan Indonesia semakin lama semakin terkikis oleh derasnya arus globalisasi yang terus menerus berdatangan. Hal tersebut dapat terlihat dari berbagai sisi. Misalnya, aspek pendidikan, ekonomi, maupun pertunjukan seninya. Dari aspek pendidikan, terkikisnya kebudayaan Indonesia dapat tercermin pada kenyataan bahwa penguasaan bahasa Indonesia yang rendah pada para pelajar di Indonesia. Mulai dari jenjang, SD, SMP, hingga... Continue Reading →

Advertisements

Pembingkaian dapat Berbahaya: Beberapa Refleksi Metodologi Antropologi Kognitif

  Pengantar Apa yang ditulis di sini bukan memuat banyak penelitian yang dialamatkan untuk pembaca sebagai representasi dari apa yang dibicarakan. Beberapa diskusi merujuk kepada berbagi pengalaman tentang apa yang dibicarakan. Hal ini akan membantu jika pembaca dapat membayangkan bagian dari audience.   Sudut Pandang Antropologi Kognitif Antropolog kognitif yang juga dapat disebut ethnoscientist mengatakan... Continue Reading →

Interaksi dan Konstruksi Tanda Budaya

Pada bab ini dapat diketahui bahwa secara garis besar membahas tentang naluri bahasa. Dalam hal ini, naluri interaksional yang merupakan dasar untuk budaya dan bahasa. Selain itu, pada bab ini juga menggambarkan bagaimana pengaruh budaya bahasa dan memperkenalkan konstruksi tata bahasa untuk pembaca. Beberapa peneliti juga telah mengklaim bahwa ketergantungan akut manusia dan insting interaksional... Continue Reading →

Klasifikasi Masyarakat: Relativitas dan Universalitas

Dalam hal ini, sistem klasifikasi masyarakat telah menjadi salah satu keprihatinan antropolog kognitif. Pada masyarakat, objek, tindakan, dan peristiwa merupakan entitas di dunia yang sebenarnya berbeda dan dikelompokkan bersama dalam kategori serta dianggap sebagai hal yang umumnya setara. Lebih lanjut, tidak ada analisis sebelumnya yang dibuat dari rangkaian lengkap kategori konseptual dalam budaya. Hal yang... Continue Reading →

Skema Sosial dan Representasi Sosial

Bab ini menjelaskan tentang hubungan antara teori sosial representasi dan teori skema sosial itu sendiri dari sebuah teori yang didasarkan pada konsep pengetahuan sosial yang diinternalisasi. Perbedaan utama antara studi representasi sosial dan skema sosial adalah bahwa representasi sosial jauh lebih dari model pengolahan informasi diartikulasikan di tingkat intrapersonal penjelasan. Tidak seperti penelitian skema sosial,... Continue Reading →

Representasi Sosial

Representasi sosial mengacu pada ide-ide, pikiran, gambar, dan struktur pengetahuan dari anggota masyarakat. Struktur konsensual dipandang secara sosial diciptakan melalui komunikasi sosial dengan cara interaksi, baik dalam individu dan kelompok. Representasi sendiri berfungsi untuk menggambarkan secara garis besar mengenai objek sosial. Maksudnya, objek sosial tersebut lebih kepada orang atau peristiwa dalam konteks kategori umum atau... Continue Reading →

Skema Sosial

Skema sosial adalah struktur kognitif yang mengandung pengetahuan tentang dunia sosial. Teori skema adalah model pengolahan informasi dari persepsi dan kognisi yang mencoba untuk mengisolasi mekanisme yang orang datang untuk memahami dunia sosial yang kompleks di mana mereka tinggal. Skema sendiri dikonseptualisasikan sebagai struktur mental yang berisi harapan umum dan pengetahuan tentang dunia. Hal ini... Continue Reading →

Teori Skema dan Konektivisme

Untuk mengetahui inti dari bab ini, perlu diketahui bagaimana gambaran skema tersebut. Skema digambarkan memiliki beberapa asumsi tertentu yang memiliki penafsiran berbeda makna dan mungkin tidak terdapat secara jelas pada informasi yang ditampilkan misalnya seperti tampilan iklan di televisi. Pada saat melihat iklan di televisi, penonton pastinya akan membuat skema tentang iklan tersebut. Hal tersebut... Continue Reading →

Bahasa, Budaya, dan Kognisi

Jika sebelumnya bahasa dihubungkan dengan individu dan masyarakat, pada tulisan ini akan dibahas mengenai hubungan bahasa, budaya, dan kognisi. Tentu saja, bahasa memerlukan kognisi yang sama antarpemakai bahasa sehingga bahasa tersebut dapat dipahami bersama. Kognisi ini mengarah kepada pemahaman manusia dalam memahami bahasa secara luas, termasuk pengucapan dan maknanya. Biasanya, kognisi ini akan terisi dengan... Continue Reading →

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑