Sekelumit Pikiran

Tak Menentu

Apresiasi Film Kungfu Panda 2

Kungfu Panda 2 menceritakan kisah yang terjadi di negeri Cina dengan para masyarakatnya berbagai binatang khas Cina. Ada babi, panda, kelinci, buaya, dan lain sebaginya. Sebelum kisah ini dimulai, ada pengantar yang biasa disebut epilog (kalau tidak salah).Pada zaman dahulu di negeri Cina, tepatnya di kota Gongmen, ada kerajaan yang dipimpin oleh merak ini berhasil menemukan kembang api. Kembang api tersebut digunakan untuk memberikan kebahagiaan kepada rakyatnya. Namun, sang pewaris kerajaan yang bernama Sheng menyalahgunakan kembang api untuk menguasai Cina secara keseluruhan.

Di lain pihak, sang guru dari Po (Tokoh utama Panda) memberitahukan bahwa the Furious Five (kelompok kungfu dari Po) harus menyelamatkan negeri agar kejahatan dan kegelapan tidak akan menyebar. Petualangan dan aksi dari Furious Five dimulai. Disela-sela petualangan, tokoh Po menemukan rahasia masa lalunya. Dan ternyata, hal itu ada hubungannya dengan si merak pewaris kerajaaan. Luapan emosi Po bertambah memuncak mengetahui hal tersebut. Akhirnya Po berhasil mengalahkan si merak pewaris kerajaan dengan “kekuatan dalam” yang dipelajari dari gurunya.

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa sebelum Kungfu Panda 2 ada Kungfu Panda 1. Cerita fiksi yang mengandung unsur komedi dan laga ini membuat saya tidak bosan-bosannya mengikuti seri dari film ini. Cerita yang ringan dan sederhana ini semakin menarik dengan beberapa kekonyolan dari Po pada saat melancarkan aksi. Ungkapan-ungkapan yang dilontarkan Po dan teman-temannya juga membuat senam perut dan menambah seru film ini.

Meskipun demikian, ada beberapa hal yang menurut saya agak terlalu dipaksakan agar menjadi satu rangkaian yang bersatu padu. Misalnya, di masa lalu Ibu Po meletakkan Po di keranjang lobak tapi anehnya hal itu dilakukan ditengah hutan. Kemudian lobak itu berada di rumah makan mie ayam. Jelas sekali ketidakpaduannya. Pertanyaan besar yang hinggap pada diri saya adalah “Apakah ada penyalur lobak ditengah hutan pada saat perang ????”. Walaupun ini cerita fiksi, tetap harus logis.

Namun, hal itu tidak terlalu berpengaruh besar karena keseluruhan film ini bagus dan sangat menghibur.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 7, 2012 by in Resensi Film.
%d bloggers like this: